Tahu Susur

Jaman masih kuliah di Jogja, saya sering banget nongkrong di trotoar jalan AM Sangaji, nungguin tukang gorengan favorit buka dagangan (banyak waktu luang banget kan, hahaha....) Penjualnya sepasang suami istri; si ibu galak judes tugasnya bikin adonan dan menggoreng, sedangkan si bapak yang kelihatan pasrah dan sabar  bagian melayani pelanggan. Karena laris banget, saya selalu datang sebelum lapak buka supaya nggak perlu ngantri dan berantem sama pelanggan lain yang suka nyerobot.

Nah, gorengan favorit saya di sini bukan hoax, tapi mendoan dan tahu susur. Tahu susur ini konon memang khas jogja; beda sedikit dengan tahu isi pada umumnya. Karena, dibuat dari tahu putih lunak biasa, bukan tahu yang sudah digoreng. Saya lebih suka karena tahunya lembut, jadi lebih nyussss lah.

Resep ini disesuaikan dari blog masakan indonesia favorit saya, diahdidi. Hasilnya mirip banget dengan tahu susur kesayangan dulu. Ah, nostalgia...


Tahu Susur

Bahan:
5 potong tahu putih, rendam sebentar di air garam lalu tiriskan,
selanjutnya dibelah dua tapi jangan sampai putus

Adonan pencelup:
250 gr tepung terigu
1 sdm tepung beras
400 mL air
Bumbu halus: 2 siung bawang putih dan 1 sdt ketumbar
Garam secukupnya

Bahan isi:
2 buah wortel dipotong korek api atau diserut
25gr tauge
5 lembar kol diiris halus
1 daun bawang diiris halus
Gula pasir 1/2 sdt
Bumbu halus: 2 siung bawang putih, 3 siung bawang merah, 1/2 sdt merica
Garam secukupnya

Cara membuat:
1- Tumis bumbu halus bahan isi sampai harum, lalu masukkan wortel, kol, tauge dan daun bawang. Beri sedikit air supaya lunak. Tambahkan garam dan gula, cek rasa. Tumis hingga masak dan tidak berair lagi.
2- Campur semua adonan pencelup, aduk rata. Adonan ini harus agak kental supaya tahu susurnya nggak bubar.
3- Isi tahu dengan tumisan isi, lalu celupkan di adonan pencelup sampai terbungkus rata
4- Goreng dengan minyak banyak hingga kuning keemasan. Sajikan dengan cabe rawit, yuuuuummmmm!

No comments